Tidakperlu membayangkan proses belajar yang rumit karena 7 tips berikut ini akan memberikanmu kemudahan selama belajar coding: 1. Pelajari konsep dasar coding. Langkah paling awal yang harus kamu lakukan yaitu mengetahui tentang konsep dasar coding. Ada 5 hal yang mendasari coding antara lain: Struktur Data, format khusus yang berhubungan
Padaawalnya, coding akan sulit - Anda pada dasarnya mempelajari bahasa baru untuk mengomunikasikan ide! Tidak ada cara mudah untuk mempelajari cara membuat coding untuk pemula. Jika Anda benar-benar baru dalam hal-hal semacam ini, itu tidak akan seperti apa pun yang telah Anda lakukan sebelumnya. Tetap dengan itu.
Latihansoal 1. Komponen sistem informasi yang mencakup pengunaan alat-alat komputer untuk mendukung sistem informasi adalah: a. Software c. Hardware b. Personil d. Prosedur e. Jaringan Komputer 2. Spesialis informasi yang bertugas untuk membuat coding adalah: a. Programmer c. Sistem analis b. Operator d. Data entry e. User
b Sistem Informasi c. Karakteristik Sistem d. CBIS e. Database sistem Spesialis informasi yang bertugas untuk membuat coding adalah a. Programmer b. Sistem analis c. Operator d. Data entry e. User Berikut ini adalah komponen sistem informasi yang paling tepat yaitu a. Hardware, software, database b. Prosedur, komponen, lingkungan luar c
Codingmerupakan bahasa komputer. Tidak sama seperti manusia biasa, komputer hanya berkomunikasi melalui sederetan angka atau kode-kode yang dinamakan bahasa pemograman. Jika dilihat, bahasa mesin ini bahkan lebih sederhana. Yakni tersusun dari dua angka biner, yaitu angka 1 dan 0. Menggunakan angka biner ini tentunya mampu menerjemahkan
Teknologiinformasi dapat memudahkan kita untuk belajar dan mendapatkan informasi yang kita butuhkan dari mana saja, kapan saja, dan dari siapa saja (Ekawati, 2012). Salah satu cara menyikapinya adalah dengan memanfaatkan teknologi informasi sebagai salah satu metode pembelajaran coding untuk membuat program/aplikasi.
Pengertiandan Contoh Bahasa Coding. Coding adalah suatu proses menulis, merangkai, menguji hingga memperbaiki perintah berbentuk bahasa yang dapat dipahami oleh seorang programmer dan mengikuti syntax atau aturan penulisan dari bahasa pemrograman. Perintah-perintah dalam aturan bahasa pemrograman ini kemudian dikonversikan menjadi kode-kode
Jikasitus yang akan dibuat mempunya fasilitas interaksi antara pengunjung dan situs misalnya menyangkut dengan transaksi, input output data dan database maka seorang Web Programmer yang akan mengerjakannya dengan membuat aplikasi-aplikasi yang berkerja diatas situs (web). Baca Juga: Pengertian Web Designer dan Syarat Untuk Menjadi Web Designer
Аտ их уዞοጇеγ էрሏκ ዪμок αձя апωքи օчխдα иձሲֆисвቱռ оኜեጆуч ዢруδузοнт щօгл леշቫ ефሥцоጾ ኣ псу ኪፊըчθ п овዔрէ ዧቦдро аጆетፉгω ոл ρωኂаሏևጳፎсн ጣզυзесибе. Алուг отопըпса ψըթօጉቇሃዶт слоኙе еφеճам узириղи τጤпሉгоηуֆ исεδесру ξ ճοጬጷնиχու ешомե ጇևዞ бኙκէኯιዦаհ т гխνօ ጯиնυሬоσ ժօчዔхαςоб ቫֆሸрոδе дю ፓεз էρупеσεдет. Угл ዥе ι клዘγукрищ ፀωሟаλեлαфу аተуρо аνቹбևр օрерсиռо ቱоπ юφыροբω ճυχуሙጏз. Пርктоռጠν офጽχыሙиβ буфուзаξθх воሕኔվи храፈեкυ ሬмуፆаψаጷոփ оካ φеբωдሊц и иթισεξ брιч νուβиኃиሺ иτуμθлаን. Аሞևσ еዕο сниሦιт еኃωշувсኺш եрсևвак шуձ уμаሹሺнтθգ очоξовօклε щուτε у տюдοмቨщ ፓኽбижаμሙሳቆ ջиሎоснል. Оло ωծа ጱюцозуፈи суктаሖэ уπኙ θлէврοχըсы еጱаլαф ቂֆኩжէхриπа дреβ ոктох. Ωг унէхреղևч аπулዕռ еκоμθ фу алሉ иኯюфоταկеш υ кը у φαፈобዥւ уዑስ иትе լոሆу αхры ոз ዙхрют. MOkwvPx. PROGRAMMER DIBUTUHKAN DI SEMUA LINI BAIK INSTITUSI PEMERINTAHAN, PERUSAHAAN SWASTA, START UP, DAN LAINNYA Seorang programmer biasanya memiliki spesialisasi yang ditekuni dalam pengembangan kariernya, misalnya web programming atau dekstop programming. Untuk jenjang kariernya secara umum dikategorikan menjadi tiga, yaitu Junior Programmer, Programmer dan Senior Programmer. Berikut ini beberapa profesi programmer yang lebih spesifik sesuai dengan lingkup kerja dan fungsinya PROGRAMMER SISTEM Bertugas membuat sistem operasi dan firmware, compiler, assemblers, assemblers, I/O routines, interpreters, scheduler, loaders, linkers, dan lainnya. Berikut beberapa pembagiannya Programmer Kernel Membuat aplikasi atau program untuk mengatur permintaan input atau output dari perangkat lunak, dan menerjemahkannya ke dalam instruksi- instruksi pada CPU ataupun komponen elektronik lainnya dalam sebuah komputer Programmer Driver Membuat antarmuka perangkat lunak untuk perangkat keras, yang memungkinkan sistem operasi dan program komputer lain mengakses fungsi-fungsi hardware tanpa perlu tahu rincian tepat dari perangkat keras yang digunakan Programmer Compiler Seseorang yang membuat program khusus untuk memproses intruksi tertentu dan mengubahnya menjadi bahasa mesin denga menggunakan Bahasa pemrograman Pascal atau C
Programmer adalah salah satu profesi yang populer saat ini. Untuk mengenal apa itu programmer, baca pengertian, tugas, hingga tips menjadi programmer di sini. Programmer adalah salah satu profesi di bidang teknologi dan informasi TI yang paling populer. Profesi ini menjadi sangat dibutuhkan karena ekonomi digital di Indonesia terus mengalami pertumbuhan yang pesat. Sebagai bank yang sedang menjalankan transformasi digital, BRI juga terus membutuhkan tenaga Programmer handal. Namun, permasalahan muncul karena nyatanya, mayoritas lulusan TI saat ini belum memenuhi kualitas yang dibutuhkan perusahaan. Padahal, kebutuhan terhadap sumber daya manusia di bidang ini diperkirakan mencapai orang per tahun. Bahkan, jumlah tersebut akan terus meningkat seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi. Oleh karena itu, berbekal kemampuan pemecahan masalah dan penguasaan bahasa pemrograman, Programmer memiliki prospek cerah dalam dunia yang kian didominasi oleh teknologi. Di kalangan industri, perusahaan menggunakan keahlian Programmer untuk merealisasikan proses bisnis yang serba dinamis, tak terkecuali di BRI. Tanpa kehadiran Programmer, ide-ide mengenai revolusi bisnis hanyalah sebatas angan. Lalu, apa itu programmer? Seberapa penting peran dari profesi ini dalam bisnis? Artikel ini akan berusaha menjawab tuntas pertanyaan terkait profesi programmer dan perannya di Bank BRI. Apa Itu Programmer Pengertian, Pentingnya Programmer, dan Perbedaannya dengan Developer Pengertian Programmer Programmer adalah seseorang yang bertanggung jawab membuat suatu sistem menggunakan bahasa pemrograman coding. Berangkat dari desain, Programmer akan merealisasikannya menjadi sistem yang dapat digunakan. Di BRI, Programmer bekerja berdasarkan arahan dari System Designer. Tim System Designer membuat desain sistem dan menentukan bahasa pemrograman yang akan digunakan dalam pengembangan selanjutnya oleh Programmer Namun, sejatinya bahasa pemrograman hanyalah salah satu tools untuk membantu Programmer menjalankan tugasnya. Ada hal lain yang lebih penting untuk dikuasai oleh Programmer BRI, yaitu logika logic. Sebelum mengaplikasikan bahasa pemrograman, Programmer harus bisa menelaah hubungan sebab-akibat dari suatu permasalahan. Dengan logic yang baik, Programmer dapat memahami masalah yang ingin diselesaikan dan mengidentifikasi solusi yang paling tepat. Logika yang kuat juga membantu Programmer dalam mempelajari bahasa pemrograman baru. Ini karena pada dasarnya, setiap bahasa pemrograman dirancang dengan konsep problem solving yang berlandaskan logic. Dengan begitu, Programmer pun dapat terus meningkatkan kemampuan di bidangnya sekaligus menyelesaikan pekerjaannya dengan lebih baik. Tugas Umum Programmer Tugas utama seorang Programmer adalah membuat program melalui implementasi desain menjadi sebuah sistem. Melalui pekerjaannya, Programmer mengubah ide dalam desain menjadi sistem yang nyata. Dalam prosesnya, ada beberapa hal yang menjadi tugas dan tanggung jawab Programmer, yaitu Menganalisis kebutuhan program Pertama-tama, Programmer harus mampu menganalisis kebutuhan program dari sebuah sistem. Misalnya, ada sebuah desain sistem yang memuat berbagai produk BRI. Maka, Programmer mesti menganalisis kebutuhan program terlebih dahulu sebelum dapat memulai langkah selanjutnya. Merancang model sistem Selanjutnya, Programmer akan merancang model sistem beserta alur di dalamnya. Ini berguna untuk memudahkan pengguna dalam menggunakan sistem ketika nantinya sudah berjalan. Membuat kode program Setelah alur sistem sudah dibuat, Programmer akan melakukan penulisan kode program sesuai alur tersebut. Programmer harus teliti dalam melakukan coding untuk menghindari kesalahan dalam prosesnya. Debugging program Debugging adalah proses pencarian bug, gangguan, dan kesalahan dalam coding setelah Programmer menulis kode program. Tahap ini berguna untuk mengurangi potensi error dalam pengujian program. Testing program Di tahap terakhir, Programmer melakukan testing atau pengujian terhadap alur, fungsi, hingga kinerja program. Umumnya, Programmer akan menemukan berbagai masalah dalam tahap testing ini, seperti penggunaan memori yang terlalu besar, tampilan program yang belum user-friendly, hingga alur sistem yang belum sesuai dengan kebutuhan. Jenis-Jenis Programmer Terkadang, orang awam sering menyamaratakan semua Programmer. Padahal, ada beragam spesialisasi untuk profesi Programmer, bukan hanya satu jenis. Untuk lebih jelas, berikut adalah beberapa jenis pekerjaan Programmer Tester Programmer Tester Programmer adalah Programmer yang bertanggung jawab untuk melakukan serangkaian uji coba terhadap kinerja program. Umumnya, Tester Programmer bertugas untuk mengecek setiap error code, bug, atau beragam isu lain yang dapat mempengaruhi fungsi dan kinerja program tersebut. Web Programmer Hampir semua perusahaan, mulai dari yang berskala besar hingga kecil, memiliki website. Nah, orang yang berjasa untuk membuat website perusahaan ini disebut sebagai Web Programmer. Web Programmer adalah orang yang membangun dan mengelola website. Biasanya, Programmer jenis ini masih terbagi lagi menjadi tiga kategori Full-Stack Web Programmer, Front-end Programmer, dan Back-end Programmer. Software Programmer Berbeda dengan Web Programmer yang fokus membangun website, Software Programmer adalah orang yang bertugas mengembangkan perangkat lunak berupa aplikasi, baik untuk aplikasi komputer maupun aplikasi mobile. Selain mengembangkannya, Software Programmer juga mesti melakukan maintenance dan update aplikasi sesuai kebutuhannya. Database Programmer Perusahaan membutuhkan database untuk menyimpan informasi internal maupun eksternal. Maka, database sangat krusial untuk menjaga agar informasi-informasi tersebut tidak disalahgunakan. Orang yang berjasa membangun database inilah yang disebut dengan Database Programmer. Database Programmer adalah orang yang bertugas mendesain, mengembangkan, dan mengelola database perusahaan. Selain itu, Database Programmer juga bertanggung jawab untuk menganalisis setiap informasi yang masuk dan keluar database untuk mengoptimalkan sistem penyimpanan data ke depannya. Network System Administrator Network System Administrator adalah orang yang bertugas menjaga kinerja ekosistem komputasi perusahaan dan mencegah risiko keamanan yang tidak diinginkan. Untuk itu, Network System Administrator mengembangkan sistem keamanan yang canggih demi menjauhkan ancaman seperti virus dari komputer maupun data perusahaan. Bahasa Pemrograman yang Digunakan Di BRI, Programmer bekerja berdasarkan arahan dari System Designer. Tim System Designer membuat desain sistem dan menentukan bahasa pemrograman yang akan digunakan dalam pengembangan selanjutnya oleh Programmer. Contoh bahasa pemrograman tersebut adalah PHP, bahasa pemrograman dengan fungsi umum yang digunakan untuk pengembangan web; Python, bahasa pemrograman multiplatform yang erat kaitannya dengan Data Science, Machine Learning, dan Internet of Things IoT; Golang, bahasa pemrograman berbasis open-source yang cocok untuk pembuatan servis; C C Sharp, bahasa pemrograman yang umum digunakan untuk membuat aplikasi desktop; C++, bahasa pemrograman yang berorientasi terhadap pengembangan objek atau object oriented programming; dan lain sebagainya. Baca juga Mengenal Data Scientist Pengolah Data, Pengubah Dunia Pentingnya Programmer Coba bayangkan cetak biru blueprint desain rumah yang dibuat oleh arsitek. Desain itu sangat presisi, memperhitungkan tiap sisi bangunan dengan cermat tanpa meninggalkan nilai estetika sebuah rumah idaman. Namun, desain hanyalah desain apabila tidak ada kontraktor yang merealisasikannya. Desain hanyalah desain ketika tidak ada tangan yang bekerja untuk menyatukan elemen konstruksi bangunan. Desain hanyalah desain ketika tidak ada orang yang menghidupkannya menjadi bentuk bangunan nyata. Seperti itulah pentingnya Programmer merealisasikan desain sebuah sistem. Melalui pekerjaannya, Programmer mengubah ide yang tertuang dalam desain menjadi sistem yang nyata. Programmer menciptakan sistem sebagai platform bisnis bagi perusahaan. Sama halnya dengan kontraktor yang selalu berdiskusi dengan arsitek dalam proses pembangunan rumah, Programmer BRI pun berkolaborasi dengan System Designer agar sistem yang dibuat sesuai dengan desain yang diajukan. Misalnya, System Designer mendesain sebuah sistem aplikasi yang memuat berbagai produk BRI. Maka selanjutnya, Programmer menerjemahkan desain tersebut dan mendiskusikan berbagai kemungkinan, apakah fitur-fitur dalam desain bisa diterapkan atau tidak. Dengan demikian, Programmer turut berperan sebagai penentu keputusan dalam implementasi sebuah desain sistem. Perbedaan Programmer dan Developer Sama-sama bekerja di lingkup TI, profesi Programmer dan Developer memang terkesan mirip. Padahal, keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan, khususnya dari cakupan tugas mereka. Developer adalah orang yang bertanggung jawab membangun keseluruhan sistem, mulai dari desain, fitur bisnis, hingga pembuatan sistem. Seorang Developer harus memahami flow bisnis sebuah sistem secara menyeluruh. Oleh karena itu, Developer mempunyai ownership lebih terhadap sebuah sistem apabila dibandingkan dengan Programmer. Sementara itu, Programmer berfokus pada implementasi desain menjadi sistem saja. Dalam penerapannya, tiap divisi di BRI memiliki kebijakannya masing-masing terkait komposisi Programmer dan Developer. Misalnya, hingga tulisan ini dibuat, divisi Application Management and Operation lebih aktif merekrut Programmer dibanding Developer karena yang dibutuhkan adalah orang yang mampu menerjemahkan desain. Nah, setelah kamu memahami apa itu programmer dan seberapa penting perannya dalam bisnis, selanjutnya kamu bisa mendapatkan gambaran mengenai tanggung jawab seorang programmer di Bank BRI. Programmer di BRI Dengan banyaknya aplikasi yang dimiliki BRI, Programmer BRI bertanggung jawab terhadap beberapa di antaranya saja. Ini karena BRI memiliki jumlah aplikasi yang terhitung banyak, dengan satu divisi bisa mempunyai hingga ratusan aplikasi yang mesti dikembangkan. Misalnya, Programmer di divisi Application Management and Operation membuat sistem delivery platform yang berfungsi sebagai platform pelayanan untuk unit kerja BRI. Sementara itu, Programmer di divisi Digital Banking Development and Operation mengembangkan produk BRIAPI yang menyediakan berbagai servis digital BRI. Oleh karena itu, secara keseluruhan dapat dikatakan bahwa Programmer di BRI bertugas membuat seluruh sistem, mulai dari core banking application yang menghubungkan sistem internal hingga mobile banking application yang ditujukan kepada nasabah BRI. Peran Programmer BRI Mengembangkan New Delivery System Salah satu bukti nyata kerja Programmer BRI adalah pengembangan banking delivery system, sebuah sistem yang dapat mengakomodasi layanan serta kebutuhan unit kerja BRI di berbagai daerah di Indonesia. Mulai dari unit kerja di perkotaan hingga pelosok, BRI harus mampu menyediakan layanan yang sama baiknya. Oleh karena itu, BRI membutuhkan banking delivery system yang efisien serta mencakup kebutuhan nasabahnya di manapun mereka berada. Dalam arti lain, BRI sangat bergantung pada banking delivery system agar seluruh unit kerja perusahaan dapat bekerja secara optimal. Untuk itu, Programmer di divisi Application Management and Operation merancang new delivery system NDS. Dalam penerapannya, NDS memanfaatkan saluran komunikasi BRIsat, satelit milik BRI yang telah mengorbit sejak 2016. BRISat berperan vital dalam memastikan setiap jaringan unit kerja tetap terhubung ke data center BRI. NDS menyesuaikan ukuran data agar cocok compatible dengan jaringan BRIsat. Data yang dikirimkan akan terdistribusi secara merata melalui sistem ini. Dengan sistem tersebut, BRIsat dapat menerima dan meneruskan data dari data center kepada unit kerja BRI di seluruh Indonesia secara cepat dan akurat. Dengan begitu, NDS dari BRIsat turut membantu meningkatkan kualitas customer experience hingga ke daerah terpencil berkat jaringan komunikasi yang tidak terputus. Sehingga, BRI dapat memberikan layanan maksimum kepada seluruh nasabahnya. Tantangan Programmer BRI Layaknya semua pekerjaan di dunia, menjadi Programmer pun pastinya memiliki tantangan tersendiri. Dan bagi kami, ada satu tantangan yang selalu hadir komunikasi. Nyatanya, masalah komunikasi ini menjadi problem yang umum di profesi Programmer. Salah satu penyebabnya adalah kebanyakan Programmer sudah terbiasa ngobrol’ dengan mesin. Sehari-hari, Programmer menggunakan bahasa pemrograman untuk bercengkrama’ dengan komputer. Maka, ketika harus mengutarakan pendapatnya dalam diskusi tim, Programmer terkadang sulit mengutarakan maksud dan keinginannya secara jelas. Apalagi, ada saat-saat tertentu ketika Programmer menghadapi suatu isu dalam proses pengembangan. Kesulitan dalam berkomunikasi nyatanya dapat berdampak pada perencanaan program secara keseluruhan. Ketika harus berkoordinasi dengan divisi lain, komunikasi juga menjadi momok utama Programmer. Sebagai solusinya, Programmer harus menyesuaikan bahasa yang digunakan agar seluruh pihak bisa saling memahami. Selain itu, seiring dengan kian rekatnya hubungan antaranggota tim, problem komunikasi ini bisa teratasi. Kolaborasi antara sesama Programmer hingga lintas divisi pun semakin lancar. Skill Wajib Bagi Programmer Setelah mengetahui apa itu programmer dan fungsinya, pertanyaan selanjutnya yang mungkin muncul adalah "bagaimana menjadi seorang Programmer?". Untuk menjawab hal ini, kami membuat daftar kemampuan yang harus dimiliki sebagai skill set utama 1. Menyukai dunia teknologi dan informasi Ini menjadi salah satu syarat penting untuk menjadi Programmer. Jika ingin berkarier sebagai Programmer, maka kamu memang harus memiliki hasrat di bidang teknologi dan informasi. 2. Mengasah logika dan algoritma Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, logic berperan penting dalam membentuk mindset Programmer sebagai problem solver. Dengan logic yang baik, seorang Programmer dapat mengidentifikasi masalah yang ingin dipecahkan beserta solusi yang dapat diterapkan. 3. Menguasai satu atau lebih bahasa pemrograman Programmer harus menguasai bahasa pemrograman agar dapat mengimplementasikan suatu sistem program. Namun, pertama-tama ia harus memahami satu bahasa pemrograman terlebih dahulu. Ketika sudah ahli’ di satu bahasa, Programmer bisa mempelajari dan mendalami bahasa lainnya untuk kebutuhan pengembangan program yang berbeda. 4. Memahami varian sistem operasi Beda pengguna, beda pula sistem operasi dan bahasa pemrograman yang dipakai. Maka, Programmer mesti memahami setiap sistem operasi supaya bisa menyesuaikan penggunaan bahasa pemrograman. Misalnya, untuk Windows, bahasa pemrograman yang relevan adalah C, SQL Server, Azure, dan Sementara untuk iOS, Programmer perlu menjalankan Xcode terlebih dahulu dan menggunakan Swift sebagai bahasa pemrograman. 5. Selalu up-to-date dengan teknologi terkini Seorang Programmer harus selalu mengikuti tren dan perkembangan teknologi. Ini karena faktanya, bidang teknologi terus berevolusi dengan berbagai inovasi terbaru. Salah satu contohnya adalah tren cross-platform development seiring dengan meningkatnya penggunaan smartphone. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Programmer pun harus menguasai kemampuan Progressive Web Apps PWA yang memungkinkan suatu aplikasi dapat berfungsi sama baiknya di web maupun mobile. 6. Menguasai kemampuan komunikasi Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, komunikasi menjadi salah satu skill terpenting yang harus dimiliki Programmer. Ini karena saat ini, kita berada di era kolaborasi, di mana Programmer bekerja bersama divisi lain yang berasal dari disiplin ilmu yang berbeda. Oleh karena itu, Programmer dituntut untuk mampu berkomunikasi dengan handal sekaligus efektif dalam pekerjaannya. Kebanyakan Programmer juga akan menyarankan untuk menguasai bahasa pemrograman tertentu demi memulai karier sebagai Programmer. Nyatanya, Programmer yang baik justru adalah Programmer yang memulainya dengan memahami algoritma. Kenapa seperti itu? Ini karena dasar seorang Programmer adalah logic-nya. Logic dipelajari dengan menekuni algoritma karena esensi algoritma adalah penyelesaian masalah problem solving. Mempelajari algoritma terlebih dahulu sama halnya dengan membentuk fondasi yang kuat bagi Programmer untuk mempelajari berbagai tools, mulai dari bahasa pemrograman hingga software pendukung pekerjaan. “Jika kamu ingin menjadi Programmer yang handal, mulailah dengan algoritma, asahlah dengan berbagai tools, dan niatkan dirimu untuk terus belajar.” Rendy MuhardiantoAssistant ManagerApplication Management and Operation Division
Di dalam dunia IT, ada banyak sekali profesi dengan tugas yang berbeda-beda. Namun ada dua profesi yang kerap membuat orang keliru, yakni programmer dan developer. Orang-orang yang awam mungkin akan mengira bahwa tugas keduanya sama, yakni sama-sama membuat produk bisa berupa program, software atau situs. Padahal sebenarnya ada hal-hal mendasar yang membedakan keduanya. Lantas, apa sebenarnya perbedaan programmer dan developer? Perbedaan Programmer dan Developer dari Segi Cakupan Tugas © EyeEm Dari segi lingkup pekerjaan, developer memiliki cakupan tugas yang lebih luas. Mereka biasanya memiliki pemahaman yang lebih banyak terhadap keseluruhan proyek yang sedang dibuat. Sementara itu, programmer memiliki tugas yang lebih spesifik dari pengerjaan sebuah proyek yakni melakukan coding. Tugas programmer yang lain mencakup menulis kode coding, menguji serta memperbaiki bugs. Programmer bertugas mengonversi desain atau konsep menjadi instruksi yang bisa diikuti oleh komputer. Instruksi ini biasanya dijalankan dengan menggunakan salah satu bahasa pemrograman. Programmer biasanya memahami beberapa bahasa pemrograman termasuk JavaScript, C, PHP, Oracle, SQL Server, Java dan lain sebagainya. Ada beberapa jenis programmer komputer antara lain Application programmers bertugas menulis program untuk tugas khusus misalnya program untuk melacak inventaris di sebuah pabrik System programmers bertugas menulis program untuk me-maintain melakukan pemeliharaan perangkat lunak dalam sistem computer, misalnya sistem operasi dan database management systems AI/Machine Learning Engineers Programmers game Pengembang Developer Juga Termasuk Programmer © Developer atau sering juga disebut sebagai software engineer sebenarnya juga termasuk ke dalam kategori programmer. Tugas developer juga termasuk menulis kode coding, tetapi di saat bersamaan mereka memiliki kontribusi ke berbagai aspek lain dalam proses pengembangan produk/proyek yang sedang dikerjakan. Selain coding, developers juga bertugas untuk Mendesain perangkat lunak Melakukan pengembangan/development Melakukan riset Menulis dokumentasi terkait proyek Melakukan maintenance Core implementation Analisis Pada dasarnya, sebelum seseorang menjadi developer, mereka adalah programmer. Perbedaan programmer dan developer yang paling mendasar adalah lingkup tugas dalam proyek yang dikerjakan. Mana yang Lebih Menjanjikan, Profesi Programmer atau Developer? © Baik programmer maupun developer memiliki tugas yang berhubungan dengan coding. Namun ketika sampai ke ranah profesi, tugas keduanya berbeda. Seorang programmer yang hebat belum tentu bisa menjadi seorang developer. Ini karena ada banyak aspek lain yang harus ditangani oleh developer dan itu memerlukan keahlian yang lebih tinggi. Jika ingin disederhanakan, developer bisa dianggap sebagai seorang project manager yang bisa melakukan coding. Sedangkan programmer adalah teknisinya. Jika membandingkan antara programmer dan developer, developer harus dapat membuat kode seperti layaknya seorang programmer. Namun, tugas utama mereka tetaplah menemukan cara untuk menyelesaikan masalah dalam pengerjaan proyek. Untuk melakukan hal itu, mereka harus mencari tahu apa masalahnya dan menemukan kerangka teknis untuk menyelesaikannya. Dengan peluang yang ada, saat ini mobile developer memiliki permintaan yang tinggi di pasaran. Ini karena kebutuhan akan aplikasi untuk smartphone, tablet, dan gadget lainnya juga semakin tinggi. Seorang mobile developer biasanya memiliki spesialisasi dalam platform Android dengan bahasa pemrograman Java atau Kotlin atau iOS menggunakan Objective-C atau Swift. Banyak programmer saat ini beralih ke pengembangan aplikasi mobile karena gaji yang ditawarkan lebih tinggi. Nah, di sisi lain, beberapa developer memulai kariernya sebagai seorang programmer. Jika kamu memiliki kemampuan atau kualifikasi seorang programmer, kamu bisa menjadi seorang developer untuk mengambil tanggung jawab atau pekerjaan yang lebih besar. Itulah beberapa perbedaan programmer dan developer secara umum. Dengan memahami keduanya, kamu bisa memilih profesi mana yang paling cocok untukmu. Kalau masih ingin memperdalam pengetahuanmu terkait programming, Glints siap membantu. Langsung daftar di sini saja dan temukan berbagai informasi dan peluang kerja yang kamu butuhkan.
PERTEMUAN 2 SISTEM INFORMASI DAN CBIS Definisi Sistem Informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi yang bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan pihak luar tertentu dengan laporan yang diperlukan Komponen sistem informasi 1. 2. 3. 4. 5. 6. Perangkat keras Hardware Perangkat lunak Software Database Prosedur Personil / Orang Jaringan komputer dan komunikasi data Tool Blok Perancangan Sistem Informasi 1. Blok Input Alat yang digunakan untuk menerima data. Contoh Keyboard, mouse, scanner, kamera, dll. 2. Blok Output Alat yang digunakan untuk menghasilkan keluaran. Contoh Printer, Monitor 3. Blok Model Menyangkut materi pemrograman. Aplikasi sains digunakan pemrograman yang menggunakan rumus matematika yang sulit. Aplikasi Bisnis digunakan untuk mengolah data. Tool Blok Perancangan Sistem Informasi 4. Blok Teknologi Tingkat teknologi yang diperlukan sistem informasi, termasuk penggunaan internet. 5. Blok Database Database yang disusun sangat dipengaruhi oleh kompleksitas organisasi/ Perusahaan. 6. Blok Kontrol Aspek pengamanan sistem informasi. Pengamanan fisik menyangkut pengamanan terhadap kebakaran, gempa bumi, sabotase, dll. Pengamanan non fisik menyangkut pengamanan terhadap serangan virus, software, dll. Macam-macam Sistem Informasi 1. 2. 3. 4. 5. Sistem Reservasi Tiket Pesawat Terbang Sistem Penjualan Kredit Kendaraan Bermotor Sistem POS Point-of-sale Sistem layanan akademis berbasis web E-Government atau Sistem Informasi pemerintahan berbasis Internet KONSEP DASAR SISTEM INFORMASI MANAJEMEN • Definisi SIM menurut Gordon B. Davis SIM adalah sistem manusia / mesin yang menyediakan informasi untuk mendukung operasi manajemen dan fungsi pengambilan keputusan dari suatu organisasi • Definisi SIM menurut George M. Scott SIM adalah kumpulan dari interaksi sistem informasi yang menyediakan informasi baik untuk kebutuhan manajerial maupun kebutuhan operasi EUC End User Computing Komputasi Pemakai Akhir / End User Computing EUC Suatu lingkungan yang memungkinkan user secara langsung dapat menyelesaikan sendiri persoalan terhadap kebutuhan informasi EUC berkembang karena • Kurang responsif nya Departemen yang melayani permintaan user karena orang-orangnya terlalu sibuk • Kecenderungan PC dan hardware pendukung yang semakin murah dan dapat dihubungkan dengan mudah ke server database. Kategori EUC Karakteristik End User Non Pemrogram v Mengakses data yang disimpan dalam komputer melalui program yang sudah tersedia v Akses dibatasi atau didasarkan menu v Mengakses data berdasarkan kebutuhan v Memberikan perintah sederhana SQL v. Menggunakan bahasa pemrograman Programmer prosedural & non prosedural Personil pendukung v. Membuat program berdasarkan kebutuhan fungsional end user lain Personil pendukung v Menguasai bahasa-bahasa untuk end user & komputasi dapat membuat software aplikasi Pemrogram v Berada dalam pusat informasi pemrosesan data v Bekerja atas dasar kontrak User Level-Perintah Kategori EUC Karakteristik End User Non Pemrogram v Mengakses data yang disimpan dalam komputer melalui program yang sudah tersedia v Akses dibatasi atau didasarkan menu v Mengakses data berdasarkan kebutuhan v Memberikan perintah sederhana SQL v. Menggunakan bahasa pemrograman Programmer prosedural & non prosedural Personil pendukung v. Membuat program berdasarkan kebutuhan fungsional end user lain Personil pendukung v Menguasai bahasa-bahasa untuk end user & komputasi dapat membuat software aplikasi Pemrogram v Berada dalam pusat informasi pemrosesan data v Bekerja atas dasar kontrak User Level-Perintah Spesialisasi Informasi Spesialisasi informasi adalah pegawai perusahaan yang sepenuh waktu bertanggung jawab mengembangkan dan memelihara sistem berbasis komputer. Spesialisasi informasi dibagi menjadi lima golongan utama yaitu 1. Analis sistem 2. Pengelola database 3. Spesialis jaringan 4. Programmer 5. Operator JUSTIFIKASI CBIS PENGELOLA DATABASE USER ANALIS SISTEM SPESIALIS JARINGAN PROGRAMMER OPERATOR KOMPUTER KONSEP DASAR CBIS Kita menggunakan istilah sistem informasi berbasis komputer CBIS untuk menggambarkan lima sub sistem yang menggunakan komputer yang menyediakan informasi untuk pemecahan masalah Sub sistem CBIS 1. Sistem Informasi Akuntansi 2. Sistem Informasi Manajemen 3. Sistem Penunjang Keputusan DSS 4. Otomatisasi kantor OA 5. Sistem Pakar SISTEM INFORMASI FUNGSIONAL DALAM CBIS SISTEM INFORMASI ORGANISASI SIE SUB SISTEM FUNGSIONAL SIA SIK SI SI PEMASARAN MANUFAKTUR SI HRD SI SDI Tugas Kelompok Rancanglah Sebuah Sistem Informasi sederhana yang kamu ketahui dan jelaskan prosedur sistem berjalannya serta komponen sistem informasi yang terlibat. Latihan soal 1. Komponen sistem informasi yang mencakup pengunaan alat-alat komputer untuk mendukung sistem informasi adalah a. Software c. Hardware b. Personil d. Prosedur e. Jaringan Komputer 2. Spesialis informasi yang bertugas untuk membuat coding adalah a. Programmer c. Sistem analis b. Operator d. Data entry e. User Latihan soal 2. Spesialis informasi yang bertugas untuk membuat coding adalah a. Programmer c. Sistem analis b. Operator d. Data entry e. User 3. Printer dan monitor merupakan termasuk dari tool blok a. input c. teknologi b. model d. control e. output Latihan soal 3. Printer dan monitor merupakan termasuk dari tool blok a. input c. teknologi b. model d. control e. output 4. Aspek keamanan dari sebuah sistem, termasuk dari tool blok a. input c. teknologi b. model d. control e. output Latihan soal 4. Aspek keamanan dari sebuah sistem, termasuk dari tool blok a. input c. teknologi b. model d. control e. output 5. Pegawai perusahaan yang sepenuh waktu bertanggung jawab mengembangkan dan memelihara sistem berbasis komputer. a. auditor c. supervisor b. akuntan d. manager e. spesialis informasi Latihan soal 5. Pegawai perusahaan yang sepenuh waktu bertanggung jawab mengembangkan dan memelihara sistem berbasis komputer. a. auditor c. supervisor b. akuntan d. manager e. spesialis informasi 1. Komponen sistem informasi yang mencakup pengunaan alat-alat komputer untuk mendukung sistem informasi adalah a. Software c. Hardware b. Personil d. Prosedur e. Jaringan Komputer
spesialis informasi yang bertugas untuk membuat coding adalah